Ayo berbagi agar lebih bermanfaat

Kamis, 31 Januari 2013

KOK SUSAH YA?


Apakabar para penuntut ilmu semuanya? :)
Dalam ksempatan kali ini, ingin berdiskusi tentang tingkat kesulitan yang sering kali kita temukan dalam menjalani kehidupan ini.
Saudaraqu,
Pernahkah secara pribadi merasa susah dalam menyelesaikan sesuatu. Entah itu dalam belajar atau dalam berbisnis dan lainnya?
Mengapa sulit terjadi, berikut sebuah ilustrasi yang mudah-mudahan dapat memahamkan kita,
Anak tangga pembelajaran
JIka kita ingin menaiki tangga yang ke-5, agar mudah tentu harus bertahap dimulai dari 1, ke 2, ke 3, ke 4, dan sampailah kita di tangga ke-5.
       Begini,
Coba bayangkan jika langsung loncat ke tangga ke-5, tentu sangat sulit sekali dan bahkan mustahil. Kecuali menggunakan alat bantu yang harus kita pelajari dulu hingga tuntas.
Sebagai kesimpulan, sesuatu itu sulit jika kita belum melalui tahapan-tahapan yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Dibutuhkan proses dan tahapan yang terstruktur.
Sebagai Contoh,
Contoh (1)
Seorang anak yang akan mempelajari matematika untuk mencari akar-akar persamaan kuadrat (bentuk umumnya ax2 + bx + c = 0 ) tentu tidak akan mampu menyelesaikannya jika ia belum melalui tahap yang harus diketahuinya. Sehingga disimpulkanlah olehnya bahwa ini adalah sesuatu yang sulit.
Penyelesaiannya tidak akan sulit setelah ia melalui anak tangga satu demi satu. Nah agar ini mudah, anak tangga yang harus dilalui adalah sebagai berikut:
  1. Mengenal angka.
  2. Menguasai penjumlahan dan pengurangan.
  3. Menguasai perkalian dan pembagian.
  4.  Menguasai cara mencari akar-akar persamaan kuadrat (pemaktoran atau rumus abc) 
  5. Habit (kebiasaan) menyelesaikan soal

Jika dilakukan dengan mengikuti tahapan dengan baik, satu per satu. Dapat dipastikan tidak akan ada lagi yang sulit. Begitulah caranya,
Sehingga tidak akan ada yang sulit/susah di dunia ini dengan syarat TAHU CARA.

Contoh (2)
Terkadang ada ungkapan dari saudara2 kita yang lain. Berbisnis itu sulit, yang ada gagal, terus gagal, dan terus bangkrut. Dan akhirnya menjadi phobia dengan Usaha.
Perlu kita sadari “sukses berbisnis” adalah anak tangga ke-5 atau ke-6 atau ke-7. Dimana ada anak tangga yang lain yang harus dilewati terlebih dahulu.
Sungguh, akan sulit sekali tanpa melewati anak tangga 1, 2, 3, 4 yang namanya kesuksesan bisnis akan terwujud. Ibarat kita naik loncat ke lantai ke-5 suatu bangunan. Tentunya kita harus menaiki tangga 1/1 dan sampai ke lantai ke-2 dan seterusnya.
Adapun anak tangga dalam berbisnis kira-kira (--karena bisa jadi ada yang lain dimana pembaca lebih tahu, hehe--) adalah sebagai berikut:
  1. Ilmu bisnis 
  2. Integritas (dipercaya) 
  3. Keperibadian (Mental, jujur, bertanggung jawab) 
  4. Jaringan 
  5. Ikhtiar, doa, sedekah 
  6. Sikaf dalam menghadapi semua keadaan
Demikianlah diskusi kita kali ini (macam penutup surat saja, hehe). Semoga menjadi ILMU yang Bermanfaat.
Sekali lagi,.
Dengan tau cara, kesulitan sirna, kemudahan datang.
  Wslmkum.wr.wb.
inspirasi 25

Senin, 10 Desember 2012

Mengapa Menutup Aurat

Berhijab
Assalamu'alaikum saudara-saudaraqu,.

Manusia adalah makhuk ciptaan Sang Pencipta yaitu Allah SWT. Seperti halnya alam semesta (ruang, waktu, energi, materi) yang juga makhluk ciptaan Allah SWT, manusia juga difitrahkan ke dalam dirinya khasiat-khasiat atau potensi yang akan menemani hidupnya sepanjang hidup di dunia. Khasiat itu dapat di bagi ke dalam tiga bagian umum yaitu kebutuhan pokok, naluri, dan akal.

Ada tiga nalurui (ghorijah) dalam diri manusia yaitu ghorijatul baqo (mempertahankan diri), ghorijatun nawu' (melestarikan keturunan), dan ghorijatut taddayun (mensucikan sesuatu).

Dalam diskusi kali ini kita akan berfokus pada pembahasan naluri/ ghorijatun nawu'

ghorijatun nawu' adalah naluri yang terdapat dalam diri manusia yang mendatangkan rasa kasih sayang terhadap anak, ayah, ibu, istri, suami. Naluri ini juga lah yang mendatangkan dorongan seksual dan rasa suka terhadap lawan jenis.

Manusia selaku ciptaan Allah SWT yang lemah, terbatas, dan serba kurang statusnya adalah diciptakan. Manusia diciptakan dengan tujuan agar manusia menyembah Allah SWT. Selain diciptakan manusia juga diberikan aturan-aturan yang akan mengatur hidupnya di dunia demi kemaslahatan manusia itu sendiri. Aturan ini bersumber dari Allah yang terdapat dalam Al-Quran dan Sunah. Terdapat didalamnya seruan, beban hukum yang ditujukan untuk manusia.

Allah menciptakan manusia dalam dua jenis, Yaitu laki-kali dan wanita. Lali-laki adalah lawan jenis wanita dan sebaliknya. Kedua jenis manusia ini masing-masing ada dalam dirinya ghorijatun nawu'.

Dalam islam, dikabarkan tujuan diciptakannya ghorijatun nawu' ini adalah agar manusia tidak punah dengan melestarikan keturunan. Terdapat rasa nikmat dan lezat saat terjadinya peroses melestarikan keturunan. Jika rasa nikmat dan lezat itu tidak ada, bisa dibayangkan, mungkin manusai enggan untuk melestarikan keturunan.

Naluri ini bangkit ketika adanya rangsangan dari luar. Laki-laki yang melihat keindahan wanita (fakta) akan bangkit nalurinya begitu juga sebaliknya. Naluri ini juga dapat bangkit akibat sentuhan yang terjadi diantara laki-laki dengan wanita. Naluri ini juga dapat bangkit akibat pikiran yang ada dalam kepala.

Merujuk pada syari'at islam, Naluri ini hanya diizinkan bangkit pada kehidupan suami istri karena tujuan diciptakannya adalah untuk melestarikan manusia. Di luar kehidupan suami istri islam melarang bangkitnya naluri ini. Ketika naluri ini bangkit ia akan menuntut pemenuhan. Ketika naluri ini bangkit dalam kehidupan umum atau di luar kehidupan suami istri ia dapat mendatangkan bahaya dan kerusakan.

Bagi orang-orang yang beriman, maka wajib atas dirinya melaksanakan semua yang disyari'at kan kepada dirinya.
Karena naluri ini hanya boleh bangkit dalam kehidupan suami istri, islam mengatur kehidupan manusia dalam kehidupan umum dengan menjauhkan faktor-faktor yang dapat membangkitkan naluri ini. Adapun faktor-faktor yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut;1) Jangan berdua-duaan. 2) Cewek jangan  berhias begitupun cowok. 3) Jangan memunculkan kata-kata yang mengundang birahi. 4) Menghindari mendengar/membaca cerita porno. 5) Manusia harus menutup auratnya.

Aurat yang tampak akan membangkitkan naluri ini, sehingga syari'at islam mewajibkan manusia untuk menutup aurat baik laki-laki maupun wanita.
Aurat yang paling banyak jatuh kepada diri wanita.   sehingga wanita wajib membungkus seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Tujuannya agar laki-laki tidak bangkit naluri seksualnya begitupun laki-laki harus menjaga auratnya agar tidak membangkitkan naluri wanita.

Dalam islam wanita dikatakan belum menutup aurat (telanjang) ketika:
  • Tidak ada sehelai benangpun pada tubuhnya
  • Semua bagian tubuh tertutup, tapi dengan kain yang transparan
  • Tubuh tertutup dengan kain tebal namun sempit atau ketat yang menonjolkan lekuk tubuh 
Terkusus wanita Allah memerintahkan secara khusus bagaimana menutup aurat dalam surat An-Nur ayat 31 [tentang kerudung] dan Al-Ahzab ayat 59 [Tentang pakaian (jilbab)] dan didukung oleh hadist rasulullah.

Allahualam

Semoga menjadi orang yang taat.
Semoga menjadi ILMU yang Bermanfaat.

Wassalam. 

Tentang Saya

Foto saya
Jalan Lebe Kader, Gelengang (1001); Jalan Anugerah Lorong Sejahtera, Takengon., Aceh Tengah, Indonesia
Seorang yang ingin selalu menambah ilmu agar selamat dunia dan akhirat, Pencari Kebenaran dari sisi Pencipta swt. Berdakwah meneruskan visi misi Rasulullah saw

Ads